

SOEKAPOERA HERITAGE
Penjaga Warisan Pusaka Soekapoera
Kabupatian Soekapoera menyimpan sejarah yang terabadikan melalui pusaka dalam bentuk wakaf. Menjaganya berarti juga melestarikan identitas!

WATCH VIDEO


394
MILANGKALA SOEKAPOERA



TENTANG KAMI
Waqaf dan Pusaka Soekapoera
Aset dan Pusaka Soekapoera yang berlimpah harus dikelola dengan baik dan benar sesuai amanat leluhur. Inilah yang menjadi titik awal pembuatan yayasan, mulai dari akta notaris No. 9 Tanggal 24 Januari 1951, hingga terbaru Akta Pendirian Yayasan “Wakaf Pusaka Sukapura (YWPS)” No. 10 Tahun 2018.
Maksud dan tujuan didirikannya Yayasan tersebut adalah untuk menjaga asset dan pusaka kabuyutan Soekapoera supaya tetap utuh sesuai amanat wasiat R. INDRAYUDA.

Mempertahankan Aset Peninggalan Soekapoera

Menjaga dan Melestarikan Maqom Bupati

Merawat Pusaka Peninggalan Kabupatian


SEJARAH SOEKAPOERA
Lahirnya Para Ksatria Priangan
Sukapura memiliki makna “pilar atau tihang utama” kekuasaan di Priangan Timur. Secara etimologis, Sukapura berasal dari kata Soekayang (asal) dan Poerayang (keraton/karaton).

Berdirinya Soekapoera
Kabupatian Sukapura, cikal bakal Kabupaten Tasikmalaya, didirikan sekitar tahun 1632 oleh Raden Wirawangsa (bergelar Wiradadaha I) atas perintah Sultan Agung dari Mataram.
Pendirian ini berawal dari keberhasilan Wirawangsa membantu Mataram menumpas pemberontakan Dipati Ukur, sehingga Sukakerta diubah menjadi Kabupatian Sukapura dan Wirawangsa diangkat sebagai bupati pertamanya.

Pusat Pemerintahan
Dalam perjalanannya, Kabupatian Soekapoera mengalami beberapa kali perpindahan pusat pemerintahan mulai dari Sukakerta hingga Tasikmalaya.
Berbagai cerita mengiringi proses perpindahan tersebut, tujuannya tidak lain untuk kesejahteraan warga yang saat itu ada campur tangan kompeni.
Leuwi Loa
Tahun 1632
Manonjaya
Tahun 1834
Tasikmalaya
Tahun 1913

Bupati Berkuasa
- R. Wirawangsa (1632-1674)
- R. Jayamanggala (1674)
- R. Anggadipa I (1674-1723)
- R. Subamanggala (1723-1745)
- R. Secapati (1745-1747)
- R. Jaya Anggadireja (1747-1765)
- R. Djayamanggala II (1765-1807)
- R. Anggadipa II (1807-1837)
- R.T. Danudiningrat (1837-1844)
- R.T. Wiratanubaya (1844-1855)
- R.T. Wiraadegdana (1855-1875)
- R.T. Wirahadiningrat (1875-1901)
- R.T. Prawirahadingrat (1901-1908)
- R.T. Wiratanuningrat (1908-1937)




+
Dengan memanfaatkan kekuatan sumber daya dan keahlian masing-masing, kita mampu menghasilkan program-program inovatif yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

MITRA SOEKAPOERA HERITAGE
Kemitraan Saling Menguntungkan
Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam sebuah kolaborasi yang penuh makna dan dampak positif bagi masyarakat. Dengan bergandeng tangan, kita dapat menciptakan solusi yang bukan hanya menguntungkan bagi kita, tetapi juga membawa perubahan nyata dalam kehidupan banyak orang.
Di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan solusi berkelanjutan. Bayangkan, ketika berbagai pihak bersatu—dari sektor swasta, organisasi non-pemerintah, hingga komunitas lokal—mereka dapat menciptakan inisiatif yang tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

CATATAN SOEKAPOERA HERITAGE
Sejarah dan Memori Soekapoera
Kumpulan memori dan cerita yang tertulis maupun tidak tertulis (kisah dan cerita keturunan) dari perjalanan Kabupatian Soekapoera.



